Jumat, 24 Mei 2013

Menunggu Pagi(ku)

Rasanya begitulah hampir tiap hari di bulan ini, Menunggu Pagi.
Letih, lesu dan "sedikit" sakit kepala ini yang terasa di waktu siang ketika bekerja di salah satu perusahaan retail di kota Solo. Hampir setiap malam baru bisa mandi selepas pulang kerja pkl. 17.00 WIB,pernah suatu hari malah baru bisa mandi pkl. 23.45 WIB, dan baru bisa tidur pkl. 02.00 WIB dan bangun kira-kira jam 5-6 di pagi harinya.

Rasanya pengen teriak sekeras-kerasnya, rasanya pengen komplain sama Tuhan. Setiap di perjalanan pulang selepas bekerja selalu ku pelototi jingganya cakrawala di ufuk barat, seraya hati berkata kepada pencipta segala semesta, "entah mengapa pagi enggan kembali"....yaa sebuah kutipan yg diambil dari salahsatu band yg pernah booming di negeri ini, sebuah kata "pagi" yang ku maknai sebagai sebuah pengharapanku tentang kesempatan ... ya kesempatan yang dulu telah ku sia-siakan dan mesti harus di mulai  lagi dari langkah kecil untuk merubah semua keadaan yang sekarang ini, dan berharap bahwa ini tidak sia-sia dikemudian hari.
Dan PAGI aku maknai sebagai pengharapan atas kesehatan calon bayi yang telah dikandung istriku
...ya istriku yang lagi amat sangat manja dan amat sangat rapuh,perlu kesabaran dan perjuangan yang tinggi untuk sebuah kata sabar....semua demi calon buah hati kami....semua demi sebuah PAGI yang harus dengan sabar dan penuh perjuangan untuk kami nanti...untuk kami tunggu... karna menunggu pagiku adalah harapan terbesar dalam hidupku....
Solo, 25 Mei 2013 - (ENM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar